Dapatkan Informasi Lengkap seputar
IZIN DASAR & IZIN OPERASIONAL
Anda di sini !

Kamis 15 April 2021 : Tender Rp 45 Milyar untuk Pengembangan Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin-Bima Tahap II * Tender Rp 53 Milyar Proyek Agro untuk Pekerjaan Pembangunan Persemaian Modern Toba Tahap II Provinsi Sumatera Utara * Tender Proyek Rp 17 Milyar Pembangunan Rumah Susun Sekolah Sekolah Tinggi Teologi Lewa * Tender Pembangunan Rumah Susun Pemkab Sikka  * Tender Rp 23 Milyar untuk Pembangunan Rumah Susun Kepolisian Daerah Sumatera Barat * Rencana Tender sewa 47 Kapal Tanker Mingas aneka ukuran untuk Pertamina * Tender Pengadaan Pekerjaan Pemasangan PJU Solar Cell PLTP Patuha Unit 1 * Tender Rp 4 Milyar BPOM untuk Pengadaan PCR dan Alat Pendukung PCR * | Semua tender proyek ini dapat dilihat oleh para member TENDER INDONESIA dalam fasilitas hanya bagi member, dan untuk perizinan LAYAK IKUT TENDER hubungi : 021-21240890

Dibutuhkan untuk syarat validasi IUJK Online, SBU harus ter-Akreditasi LPJK

Setiap badan usaha yang melakukan kegiatan konstruksi di Indonesia harus memiliki Izin Usaha Jasa Konstruksi, dan syarat memiliki IUJK harus memiliki SBU atau Sertifikat Badan Usaha yang KINI dikeluarkan oleh  LPJK Nasional

Pemberian SBU kepada badan usaha harus melalui tahap penilaian dan verifikasi atas dokumen legalitas dan administrasi perusahaan yang memenuhi persyaratan dan pengalaman proyek yang pernah dikerjakan.

 

Konsultasi lengkap "Bagaimana Cara Proses SBU  dan Pemenuhan Persyaratannya ?"

 SBU anda terAkreditasi LPJK & terdaftar ONLINE

 

SBU diberikan kepada 3 (tiga) jenis perusahaan :

  • Perusahaan Jasa Pelaksana Konstruksi / Kontraktor, atau
  • Perusahaan Jasa Perencana/Pengawas Konstruksi / Konsultan, atau
  • Perusahaan Jasa Konstruksi Terintegrasi atau EPC,

Sebelum melakukan registrasi & sertifikasi SBU, silakan tentukan apakah anda sebagai Kontraktor, atau Konsultan, atau Terintegrasi / EPC ? Karena tiap jenis pekerjaan tsb memiliki klasifikasi pekerjaan yang berbeda-beda pula.

 

Penilaian pemberian SBU

Penerbitan SBU kepada perusahaan wajib dilakukan verifikasi & evaluasi berdasarkan  Tingkat Kualifikasi perusahaan anda, dokumen legalitas dasar perusahaan, sub bidang pekerjaan apa saja yang anda jalankan Klasifikasi Usaha Jasa Konstruksi.

Penilaian juga dilihat dari kekayaan bersih yang dimiliki perusahaan, laporan keuangan yang menunjang, kemampuan dan pengalaman pekerjaan yang pernah dijalankan, tenaga ahli yang dimiliki dan peralatan pekerjaan yang dimiliki, serta safety manajemen yang diterapkan

Bagaimana dengan perusahaan baru ? ada beberapa ketentuan pengalaman kerja yang dipersyaratkan, termasuk perusahaan yang baru berdiri kurang dari 2 (dua) tahun diperkenankan tanpa pengalaman kerja. *Silakan konsultasi !

 

Berikut penjelasan detail tentang tiap-tiap jenis Perusahaan Konstruksi beserta ketentuan registrasi & sertifikasi SBU & IUJK : 

KONTRAKTOR

Yaitu badan usaha jasa kontruksi yang melakukan pekerjaan sebagai pelaksana / yang mengerjakan langsung proyek konstruksi ini. Ruang lingkup pekerjaan ini mencakup : Bangunan Gedung, Bangunan Sipil, Instalasi Mekanikal Elektrikal, Pelaksana lainnya, Pelaksapesialis, dan Pelaksana Keterampilan

 

KONSULTAN

Yaitu badan usaha jasa kontruksi yang melakukan pekerjaan sebagai PERENCANAAN atau PENGAWASAN Konstruksi. Ruang lingkup pekerjaan ini mencakup : Perencanaan Arsitektur, Perencanaan Rekayasa, Perencanaan Penataan Ruang, Pengawasan Arsitektur, Pengawasan Rekayasa, Pengawasan Penataan Ruang, Konsultasi Spesialis, Konsultasi Lainnya

 

TERINTEGRASI atau EPC

Yaitu badan usaha jasa kontruksi yang melakukan pekerjaan sebagai pelaksana dan sebagai perencana / pengawas atau disebut Engineering Procurement Construction. Ruang lingkup pekerjaan ini mencakup : Infrastruktur Transportasi,  Prasarana & Sarana Sumber Daya Air, Konstruksi Manufaktur, Konstruksi Fasilitas MIGAS, dan Konstruksi Bangunan Gedung

 

Berikut ketentuan tingkat Kualifikasi & Klasifikasi Perusahaan Jasa Konstruksi : 

TINGKAT KUALIFIKASI

Yaitu tingkatan kualifikasi perusahaan yang dinilai dari jumlah modal disetor perusahaan dalam AKTA atau jumlah nilai kekayaan bersih, serta pengalaman pekerjaan konstruksi. Tingkat kualifikasi ini dimulai dari Kualifikasi Kecil (K1, K2 dan K3), Kualifikasi Menengah (M1, M2) serta Kualifikasi Besar (B1 dan B2) 

 

KLASIFIKASI

Badan Usaha Jasa Konstruksi atau BUJK dapat melakukan pekerjaan konstruksi di Indonesia berdasarkan jenis pekerjaannya dan tabel klasifikasi yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. Jumlah klasifikasi yang dapat diajukan untuk perusahaan baru maks. 4 kode sub klasifikasi. Dan jumlah klasifikasi akan menentukan jumlah tenaga ahli yang dibutuhkan untuk pengajuan SBU & IUJK.

 

Bagaimanakah cara menentukan kualifikasi perusahaan?

Pemberian kualifikasi dilihat dari jenis perusahaannya dahulu, sebagai Kontraktor, Konsultan atau EPC, lalu Perusahaan dinilai berdasarkan Nilai Kekayaan / Modal Disetor yang tercantum di dalam laporan keuangan atau Anggaran Dasar / Anggaran Rumah Tangga perusahaan, dilihat juga dari pengalaman mengerjakan proyek sesuai bidang, tentunya tenaga ahli perusahaan sesuai bidang tersebut. 

 

Silakan tentukan kualifikasi perusahaan anda di tabel berikut ini :

KUALIFIKASI USAHA JASA KONSTRUKSI 

Jasa Pelaksana Konstruksi (Kontraktor)

Jasa Pelaksana Konstruksi
(KONTRAKTOR)

Tahap Kualifikasi : Kecil (K1, K2, K3), Menengah (M1, M2), Besar (B1, B2)

Jasa Perencana Pengawas Konstruksi (Konsultan)

Jasa Perencana/ Pengawas Konstruksi
(KONSULTAN)

Tahap Kualifikasi : Kecil (K1, K2), Menengah (M1, M2) dan Besar 

Jasa Konstruksi Terintegrasi (EPC)

Jasa Konstruksi Terintegrasi
(EPC) 

Tahap Kualifikasi: Langsung di Kualifikasi Besar (B1 dan B2)   

Klik disini : Persyaratan Kualifikasi

 

Cara menentukan kode sub Klasifikasi Konstruksi

Silakan konsultasikan kepada Marketing Spesialis kami, anda akan kami arahkan dalam pemilihan sub klasifikasi sesuai dengan kualifikasi perusahaan anda, sesuai dengan jenis pekerjaan yang dijalankan sehingga memudahkan anda dalam mengikuti tender proyek dan proyek yang akan anda kerjakan.

 

Persiapkan 5 langkah mudah dalam mengajukan proses SBU :


1

Tentukan kategori perusahaan masuk sebagai perusahaan Jasa Pelaksana (Kontraktor), atau Jasa Perencana Pengawas (Konsultan) atau Jasa Konstruksi Terintegrasi (EPC)

 

2

Tentukan Kualifikasi perusahaan masuk pada kualifikasi berapa disesuaikan pada kategori perusahaan (Kualifikasi K1, K2, K3, M1, M2, B1 atau B2)

 

3

Tentukan Klasifikasi perusahaan sesuai bidang pekerjaan yang pernah/akan dikerjakan. Tiap klasifikasi harus memiliki tenaga ahli sesuai bidang. Makin banyak klasifikasi yang dipilih, maka semakin banyak tenaga ahli yang dibutuhkan

 

4

Siapkan tenaga ahli yang dibutuhkan sesuai dengan klasifikasi / bidang yang telah anda tentukan, tenaga ahli ini didaftarkan dan disertifikasi Akreditasi LPJK. Anda cukup melampirkan persyaratan administrasi tenaga ahli seperti copy ijazah yang dilegalisir, copy NPWP pribadi, membuat Curriculum Vitae dan adm lainnya akan diarahkan oleh marketing kami. Selanjutnya sertifikasi diterbitkan menjadi SKT atau SKA Ahli Muda, Madya, Utama

 

5Selanjutnya masuk keanggotaan Asosiasi yang terakreditasi LPJK hingga diterbitkannya KTA - Kartu Tanda Anggota Asosiasi. Masa berlaku KTA Asosiasi ini adalah 1 (satu) tahun per 31 Desember.

Setelah melakukan persiapan tsb, maka seluruh dokumen perusahaan mulai dari Izin Dasar dan persyaratan administrasi lainnya dapat kami bantu hingga siap dinyatakan berkompeten diterbitkannya SBU - Sertifikat Badan Usaha oleh LPJKN, dan badan usaha anda teregistrasi ONLINE di lpjk.net, tentu SIAP MENANGKAN TENDER !

 

Sejak tahun 2009 hingga saat ini klient kami sudah ribuan jumlahnya, karena dokumen perusahaan anda kami jaga dengan baik, aman dan terpercaya.

 

Bagikan artikel ini ke