Bagaimana cara mendirikan perusahaan di sektor Konstruksi atau sektor lainnya di Indonesia?

 

Cuma ada disini cara yang

MUDAH & SIMPLE !

Kami membantu anda dalam mendirikan Perusahaan berdasarkan UU No. 40 Tahun 2007 Tentang "Perseroan Terbatas".

Berdasarkan pengalaman, banyak perusahaan yang mengikuti Tender Proyek Pemerintah maupun Swasta menemukan masalah pada syarat pemenuhan Izin Operasional nya. Ada yang salah bidang, tidak sinkron dengan Izin Dasar, dan ada juga yang belum memiliki Izin Operasional tsb dll.

 

Pada saat melakukan registrasi & sertifikasi Izin Operasional, ternyata harus membenahi dahulu Izin Dasar mulai dari AKTA, Domisili Perusahaan, KBLI SIUP, TDP dll. Akhirnya tidak bisa ikut tender.

 

Hal ini berpengaruh besar antara Izin Dasar Perusahaan dengan Izin Operasional

 

Melalui jasa kami,

kini TIDAK LAGI !

 

Karena saat anda membuat perusahaan baru kami akan minitikberatkan pada sinkronisasi sub bidang perusahaan dengan pekerjaan yang akan anda jalankan hingga 5 (lima) tahun kedepan.

 

Hal ini akan memudahkan registrasi & sertifikasi Izin Operasional yang dibutuhkan tanpa harus melakukan perubahan-perubahan pada Izin Dasar perusahaan.

 

Dan yang lebih membahagiakan anda, bahwa semua client yang telah kami bantu pendirian badan usahanya, akan mendapatkan informasi tender proyek yang sesuai dengan bidang usahanya melalui jasa Tender-Indonesia.com

 

Layanan pendirian perusahaan yang kami bantu adalah :

  1. Pendirian CV;

  2. Pendirian PT Lokal;

  3. Pendirian PT Penanaman Modal Asing atau PMA;

  4. Pendirian BUJKA atau Badan Usaha Jasa Konstruksi Asing

 

Bagaimana cara menentukan bentuk badan usaha yang sesuai untuk bisnis anda ? apakah cukup dengan bentuk CV, atau harus PT, atau perlukah melakukan Join Venture dengan perusahaan asing atau WNA ? 

 

Semua dapat anda konsultasikan disini !

 

Berapa kesanggupan nilai pekerjaan yang akan anda ambil dengan "bendera perusahaan" yang akan anda dirikan ini ?

Sesuaikanlah dengan jumlah "modal disetor' perusahaan yang akan tercantum didalam AKTA Pendirian dengan "ketentuan jumlah modal disetor" yang di sesuai dengan regulasi Izin Operasional

 

Nah.... jumlah Modal Disetor itulah yang nantinya akan menentukan perusahaan anda masuk pada Tingkat Kualifikasi, yaitu Kualifikasi Kecil, Menengah atau Besar. 

 

Untuk perusahaan Jasa Konstruksi, Kualifikasi Kecil terbagi menjadi K1, K2 dan K3, dan untuk Kualifikasi Menengah menjadi M1 dan M2, Besar menjadi B1 dan B2. Lebih lengkapnya silakan cek Kualifikasi Jasa Konstruksi klik disini 

 

Dan untuk perusahaan yang bergerak di Sektor lain mengikuti tingkat kualfikasi umum dibawah ini :

Tingkat Kualifikasi Perusahaan, sbb :

TINGKAT KUALIFIKASI   

MODAL DISETOR

Kecil

Diatas Rp. 50 Juta sd Rp. 500 Juta

Menengah

Diatas Rp 500 Juta sd Rp. 10 Milyar

Besar

Diatas Rp 10 Milyar hingga tak terbatas

 

Dan untuk selanjutnya, silakan klik badan usaha apa yang akan anda dirikan ! Dapatkan informasi lengkapnya disini 

 

 


 

    


 

                              


 

      


 

 

Bagaimana proses pendirian perusahaan di Indonesia melalui layanan kami ?

"Sangat mudah dan sederhana"

  1. Siapkan minimal 2 orang atau lebih sebagai pemegang saham

  2. Tentukan bidang bisnis yang akan dijalankan selama 3 (tiga) tahun ke depan

  3. Tentukan nama badan usaha sebanyak 3 (tiga) suku kata Indonesia dan sesuai dengan bidang usaha yang dilakukan

  4. Siapkan jumlah modal disetor yang harus disetor ke akun perusahaan agar dapat menentukan tingkat Kualifikasi perusahaan yang akan anda dirikan.

  5. Mempersiapkan domisili tempat usaha sebagai kantor dan operasi, harus berada di area kantor, bukan di area rumah sebagai tempat tinggal

  6. Lampirkan persyaratan dokumen dan identitas pemegang saham, lalu kami proses sampai semua izin dasar atas nama entitas bisnis Anda terdaftar secara resmi dan siap menjalankan bisnis dengan mudah.

 

Silakan klik REQUEST QUOTATION