Pendirian Perusahaan Jasa Konstruksi Asing dan Perusahaan Lokal

Cuma ada disini cara yang MUDAH & SIMPLE !

Virtual Traffic Joke - KURIOUS

Kami membantu anda mendirikan perusahaan Nasional bidang Jasa Konstruksi dan perusahaan asing yang ingin memiliki legalitas konstruksi di Indonesia.

 

 Kenapa mendirikan perusahaan melalui jasa kami?

Berdasarkan pengalaman, banyak perusahaan yang mengikuti Tender Proyek Pemerintah maupun Swasta menemukan masalah pada syarat pemenuhan Izin Operasionalnya. Ada yang salah bidang (salah KBLI) tidak sinkron dengan Izin Dasar, salah komposisi saham, salah partner dalam joint venture, dan ada juga yang berani ikut tender tapi belum memiliki Izin Operasional, dll.

Sebagai layanan khusus kepada para member kami yang tergabung dalam platform www.tender-indonesia.com, kami sangat peduli kepada anda yang ingin ikut tender namun banyak terjadi masalah hanya pada legalitas dasar perusahaan.

 

 Kalah Tender hanya karena Izin Dasar PT tidak sesuai

Sekarang ini semua Izin Operasional perusahaan di berbagai sektor terpusat pada KBLI - Klasifikasi Baku Lapangan usaha Indonesia, kenapa ? karena KBLI ini adalah bidang sub bidang pekerjaan yang dijalankan perusahaan didaftarkan di dalam AKTA selanjutnya menjadi acuan Izin Operasional sesuai sektor.

 

Pengambilan sub bidang pekerjaan yang tidak seusai dan tidak update pada peraturan perundang-undangan inilah yang menyebabkan banyaknya kesalahan mulai dari AKTA, NIB hingga Izin Operasional, akhirnya loss tender.

 

 

Nah, disinilah peran kami untuk membantu seluruh Sahabat Kontraktor yang ingin mendirikan perusahaan, sejak awal pendirian akan kami arahkan legalitas yang sesuai dengan jenis pekerjaan / proyek yang akan anda jalankan hari ini dan 5 (lima) tahun kedepan tanpa harus ada perubahan *kecuali diperlukan.

 

Ada 3 jenis usaha mendirikan perusahaan Konstruksi

 

BUJK Nasional

BUJK PMA

BUJKA

Perusahaan lokal yang sahamnya dimiliki oleh 100% WNI, pemegang saham bisa Individu maupun Perusahaan detail

Perusahaan Asing yang melakukan Joint Venture dengan Perusahaan Lokal B1 detail 

Perusahaan Asing yang melakukan konversi Izin Konstruksi di Indonesia sesuai  pengalaman kerja negara asal detail

 

 Bentuk Badan Usaha 

Ada beberapa bentuk badan usaha di Indonesia, yaitu : PT, CV, Firma, Yayasan, dan Koperasi. Masing-masing bentuk badan usaha itu memiliki ketentuan masing-masing dalam pelaksanaan pekerjaannya.

Bagaimana cara menentukan bentuk badan usaha yang sesuai untuk bisnis anda ? apakah cukup dengan bentuk CV, atau harus PT, atau perlukah melakukan Join Venture dengan perusahaan asing atau WNA ? 

 

Silakan konsultasikan langsung melalui WA Chatlive Marketing Support kami 

 

 Nilai Proyek VS Modal Disetor

Saat anda mulai mendirikan perusahaan, rencanakan sebelumnya kira-kira anda akan melakukan pekerjaan atau proyek dengan nilai berapa, karena hal ini akan menentukan KUALIFIKASI perusahaan anda dan proyek-proyek apa saja yang bisa dijalankan

 

Kualifikasi Perusahaan Jasa Konstruksi terbagi menjadi Kualifikasi Kecil (K1, K2, K3), Menengah (M1 dan M2), Besar (B1 & B2). Lebih lengkapnya silakan klik disini  Kualifikasi Jasa Konstruksi

 

 KBLI - Kode Baku Lapangan usaha Indonesia

KBLI adalah bidang sub bidang usaha yang anda jalankan dan tertuang didalam NIB - Nomor Induk Berusaha dan AKTA Pendirian / Perubahan. KBLI inilah yang akan merujuk pada Izin Operasional yang perlu perusahaan miliki.

KBLI yang masih digunakan sekarang ini adalah KBLI 2017, namun kini telah hadir KBLI 2020 dengan beberapa tambahan bidang pekerjaan yang belum tertuang pada KBLI 2017. 

 

Untuk mengetahui tabel KBLI Terbaru 2020 silahkan klik di bawah ini

Tabel KBLI Terbaru 2020

 

 Tingkat Kualifikasi Badan Usaha

Perusahaan yang menjalankan kegiatan pekerjaan *NON Konstruksi, tingkat kualifikasinya diatur sbb :

TINGKAT KUALIFIKASI   

MODAL DISETOR

Kecil

Diatas Rp. 50 Juta sd Rp. 500 Juta

Menengah

Diatas Rp 500 Juta sd Rp. 10 Milyar

Besar

Diatas Rp 10 Milyar hingga tak terbatas

 

 Proses pendirian perusahaan melalui layanan kami

"Sangat mudah dan sederhana"

  1. Siapkan minimal 2 orang atau lebih sebagai pemegang saham

  2. Tentukan bidang bisnis yang akan dijalankan selama 3 (tiga) tahun ke depan

  3. Tentukan nama badan usaha sebanyak 3 (tiga) suku kata Indonesia dan sesuai dengan bidang usaha yang dilakukan

  4. Siapkan jumlah modal disetor yang harus disetor ke akun perusahaan agar dapat menentukan tingkat Kualifikasi perusahaan yang akan anda dirikan.

  5. Mempersiapkan domisili tempat usaha sebagai kantor dan operasi, harus berada di area kantor, bukan di area rumah sebagai tempat tinggal

  6. Lampirkan persyaratan dokumen dan identitas pemegang saham, lalu kami proses sampai semua izin dasar atas nama entitas bisnis Anda terdaftar secara resmi dan siap menjalankan bisnis dengan mudah.

 

Silakan klik "Request Quotation" untuk permintaan detail penawaran harga !