Pendirian PT. PMA
(Penanaman Modal Asing)

 

Dasar Hukum :

  • Peraturan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) No. 13 tahun 2017 "Tentang Pedoman Tata Cara Perizinan  & Fasilitas Penanaman Modal"
  • Peraturan Presiden No. 44 tahun 2016 "Tentang Daftar Bidang Usaha Yang Tertutup dan Bidang Usaha Yang Terbuka Dengan Persyaratan"

Yaitu perusahaan yang didirikan oleh minimal 2 (dua) orang individu atau perusahaan sebagai pemegang saham. Pemegang saham ini bisa 100% saham asing atau sebagian tertentu terdiri atas saham individu atau saham perusahaan lokal, dan para pemegang saham nya menanamkan modal disetor yang langsung disetorkan ke kas perusahaan sebesar diatas Rp 10 Milyar lalu dikukuhkan dengan SK Menteri Hukum & HAM RI.

Khusus bagi PT PMA bidang konstruksi, jumlah modal disetor yang langsung disetorkan ke kas perusahaan sebesar diatas Rp 50 Milyar sesuai dengan Kualifikasi Jasa Konstruksi.

Selanjutnya PT ini sah sebagai badan usaha yang  berbadan hukum. 

Kualifikasi PT PMA langsung diberikan Kualifikasi Besar. 

Izin Dasar PT PMA  yang diperlukan adalah sbb :

  1. Izin Prinsip, jika mendirikan perusahaan yang membutuhkan melakukan  konstruksi terlebih dahulu
  2. Akta Pendirian Perusahaan
  3. SK Menteri Hukum & HAM RI
  4. Surat Keterangan Domisili Perusahaan
  5. Nomor Induk Berusaha (NIB) :
    1. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
    2. Surat Izin Usaha Perdagangan
    3. Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
    4. Akses Kepabeanan (Api Umum & NIK), jika melakukan impor barang
  6. Pendaftaran Keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan. Pendaftaran Keanggotaan  BPJS Ketenagakerjaan
  7. Rencana Penempatan Pekerja Asing (RPTKA)
  8. Izin untuk Mempekerjakan Pekerja Asing (IMTA) dan Telex Visa C312
  9. Izin Tinggal Terbatas Sementara (KITAS)