Bagaimana Cara Pendirian CV (Commanditair Vennootschap)

Dasar Hukum

Pasal 16-35 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHD) "Tentang Prosedur Pendirian CV"

Yaitu perusahaan yang didirikan oleh minimal 2 (dua) orang individu WNI, dan para pemegang saham nya menanamkan modal disetor yang langsung disetorkan ke kas perusahaan sebesar diatas Rp 50 Juta, lalu dikukuhkan pendaftaran CV tsb di Pengadilan Negeri setempat.

Selanjutnya CV ini sah sebagai badan usaha yang tidak berbadan hukum, artinya jika terjadi sesuatu pada perusahaan maka para pemegang saham hanya bertanggung jawab terbatas pada jumlah saham yang ditanamkan saja, tidak melibatkan aset-aset perusahaan. Aset perusahaan menjadi tanggung jawab masing-masing pemilik aset. 

Kualifikasi CV bisa mendapatkan kualifikasi Kecil, Menengah atau Besar. 

Badan Usaha CV yang menjalankan kegiatannya di sektor Konstruksi hanya bisa  diberikan Kualifikasi Kecil 1, Kecil 2 dan Kecil 3 sesuai peraturan perundang-undangan Jasa Konstruksi. 

 

Izin Dasar CV yang diperlukan adalah sbb:

  1. Akta Pendirian Perusahaan
  2. Persetujuan Pengadilan Negeri setempat yang tertera dalam Akta Pendirian
  3. Surat Keterangan Domisili Perusahaan
  4. Nomor Induk Berusaha (NIB) :
    1. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
    2. Surat Izin Usaha Perdagangan
    3. Tanda Daftar Perusahaan (TDP)
    4. Akses Kepabeanan (Api Umum & NIK), jika melakukan impor barang