Proses Sertifikasi Teknik Tambang DISINI ! POP, POM dan POU (Pengawas Operasional Pertama, Madya dan Utama) TRAINING CUMA 3 HARI, via Zoom Online. Buruan DAFTAR 021-2984-7482

Pembangunan IKN Tahap Awal Butuh 260.000 Tenaga Kerja Konstruksi

Diterbitkan pada Hari Selasa, 30 Agustus 2022

Pembangunan IKN Tahap Awal Butuh 260.000 Tenaga Kerja Konstruksi

Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, untuk sektor Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahap awal tahun 2022-2024, membutuhkan lebih dari 260.000 tenaga kerja konstruksi (TKK). Dengan rincian pada tahun 2022 dibutuhkan sebanyak 30.000 orang, tahun 2023 sejumlah 123.000 orang, dan tahun 2024 sekitar 107.000 orang. Target pembangunan IKN Tahun 2022-2024 ini, tentunya membutuhkan TKK dalam jumlah besar. Sehingga penyiapan TKK yang terlatih, terampil, profesional, dan bersertifikat serta pelibatan masyarakat lokal sangat diperlukan.

Oleh karena itu, Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR menggelar pelatihan dan sertifikasi TKK untuk penyiapan pembangunan infrastruktur IKN selama Agustus hingga Desember 2022.

Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR Yudha Mediawan menuturkan, kegiatan ini dimaksudkan untuk menyiapkan para calon TKK, termasuk dari Kabupaten Penajam Paser Utara dan Provinsi Kalimantan Timur, serta calon-calon TKK pendukung dari luar wilayah Kalimantan Timur yang akan terlibat membangun IKN. Pelatihan penyiapan TKK ini akan dilaksanakan dalam lima tahap dari bulan Agustus sampai dengan Desember 2022 dengan target calon TKK terlatih dan tersertifikasi sebanyak 10.000 orang atau tepatnya 9.300 orang untuk 25 jabatan kerja di sektor konstruksi meliputi kualifikasi operator, teknisi/analis dan kualifikasi ahli. Kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Tahap I dilaksanakan mulai tanggal 27 Agustus 2022 sampai dengan 9 September 2022. Jumlah peserta Pelatihan dan Sertifikasi TKK Tahap I diikuti sebanyak 1.535 peserta, 817 orang berasal dari Provinsi Kalimantan Timur. Kemudian sebanyak 317 peserta hadir melalui zoom/online dengan peserta berasal dari Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, Politeknik Negeri Samarinda dan Universitas Mulawarman.

Jumlah peserta pelatihan dan calon TKK dari luar Provinsi Kalimantan Timur melalui zoom/online sebanyak 718 peserta yang mengikuti Pelatihan Building Information Modelling (BIM) untuk Jabatan kerja BIM Modeller.

Kegiatan pelatihan BIM ini dilaksanakan oleh Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta, Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya, dan Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makasar, serta Politeknik PUPR Semarang-BPSDM PUPR. Peserta Pelatihan BIM merupakan calon lulusan Politeknik dan Perguruan Tinggi, serta para Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian PUPR.

Tim instruktur yang terlibat pada kegiatan pelatihan dan sertifikasi merupakan para trainer konstruksi dari Vocational Education Development Centre (VEDC) Malang, dan trainer praktisi dari pusat pelatihan (learning center) BUMN Karya, para praktisi dari asosiasi profesi, dan para akademisi dari politeknik dan perguruan tinggi.

Sedangkan asesor yang melaksanakan uji kompetensi/sertifikasi adalah para asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang sudah mendapatkan lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan sudah tercatat di Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK).

Pada kesempatan itu juga dilaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama antara Direktorat Jenderal Bina Konstruksi dengan Trimble Solution SEA PTE. LTD, untuk memfasilitasi 450 lisensi software Tekla Structures dan Trimble Connect yang akan dimanfaatkan pada pelatihan Building Information Modeling (BIM) dan pencetakan 500 instruktur BIM.

Dengan demikian, kegiatan pembangunan konstruksi akan terus dijalankan di wilayah IKN, dan cukup banyak tenaga ahli yang dibutuhkan. Hal terpenting dalam pembangunan ini ialah dikerjakan dengan tenaga ahli yang berkompeten yang dibuktikan dengan kepemilikan Sertifikasi Kompetensi Kerja (SKK) Konstruksi. Informasi mengenai SKK Konstruksi dapat diakses melalui https://www.ijintender.co.id/skk-sertifikat-kompetensi-kerja-konstruksi