Tenaga ahli Konstruksi yang bersertifikat & ter-Akreditasi LPJK

Pada tahun 2019, Kementerian PUPR terus melakukan program menargetkan jumlah tenaga kerja konstruksi bersertifikat mencapai 212.000 orang,

Hal ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan Infrastruktur dengan kualitas SDM yang berdaya saing tinggi.

Bagi Kontraktor Indonesia, wajib memiliki tenaga ahli yang bersertifikat tsb sesuai dengan Kualifikasi perusahaan dan jenis pekerjaan atau Klasifikasi Usaha yang dijalankan.

 

Nah, untuk melakukan registrasi tenaga ahli perusahaan Anda tsb, maka dibutuhkan Tenaga Ahli / SKA -Sertifikat Keahlian atau Tenaga Terampil / SKT - Sertifikat sesuai tingkatan Kualifikasinya

 

Tingkat SKA - Sertifikat Keahlian :

SKA Ahli Muda

 

SKA Ahli Madya

 

SKA Ahli Utama

 

SKA Ahli Muda dipersyaratkan bagi perusahaan yang berkualifikasi Menengah (M1), dengan nilai modal disetor yang tercantum dalam AKTA atau nilai kekayaan dalam SIUP senilai DIATAS Rp. 500 juta hingga Rp. 10 Milyar.

 

SKA Ahli Madya dipersyaratkan bagi perusahaan yang berkualifikasi Menengah 2 (M2), dengan nilai modal disetor yang tercantum dalam AKTA atau nilai kekayaan dalam SIUP senilai DIATAS Rp. 10 Milyar hingga Rp 50 Milyar.

 

SKA Ahli Utama dipersyaratkan bagi perusahaan yang berkualifikasi Besar 1 & 2 (B1/B2), dengan nilai modal disetor yang tercantum dalam AKTA atau nilai kekayaan dalam SIUP senilai DIATAS Rp 50 Milyar keatas.

 

Syarat Proses SKA - Sertifikat Keahlian

 

1. Tentukan bidang / klasifikasi usaha yang akan dijalankan

Bidang atau Kode Klasifikasi yang anda pilih akan menentukan jumlah dan syarat teknik tenaga ahli yang dibutuhkan. Misalnya perusahaan melakukan pekerjaan konstruksi jalan raya, maka tenaga ahli yang dibutuhkan adalah tenaga ahli yang berijazah / lulusan S1 Teknik Sipil.

2. Copy ijazah tenaga ahli

Copy Ijazah yang dimaksud harus dilegalisir oleh sekolah yang mengeluarkan ijazah tersebut.

3. Copy identitas tenaga ahli

Yaitu copy KTP, KK.

4. Copy NPWP Pribadi Tenaga Ahli

5. Melampirkan Curricuriculum Vitae (CV).

CV harus diisi dengan lengkap dan berisikan pendidikan formal hingga non formal, serta menginformasikan pengalaman lerja Tenaga Ahli berikut proyeknya.

6. Mengisi format surat menyurat yang akan disampaikan ke Asosiasi Profesi dan LPJK.

 

Ingat ! Tenaga Ahli yang bersertifikat Akreditasi LPJK ini hanya bisa terdaftar di 1 (satu) perusahaan saja

"Setiap 1 (satu) tenaga ahli dapat memiliki sertifikat lebih dari 1 (satu) bidang)"

 

Untuk konsultasi lebih lengkap bagaimana proses SKA ini, silakan hubungi Marketing Spesialis kami 

☎️ 021.4759.234

📲 0812.9876.7438

 

Siap menangkan Tender Konstruksi Anda 💪