Diterbitkan pada Hari Sabtu, 04 Mei 2019

Lagi2 menangani klien Asing yg sdh Join Venture dgn PT Lokal dan ingin menjalankan kegiatan konstruksi Pembangkit Listrik.

Mereka konsultasi tentang penolakan pengajuan SBU dan IUJK mereka di LPJK. Mereka bingung kenapa ditolaknya ? Padahal pengalaman pekerjaan di negara mereka telah berjalan sukses bahkan sudah TBK.

Birokrasi terlihat sulit jika anda tidak mengikutinya, dan saya coba memberikan pengertian per items yang tidak sesuai dengan regulasi kita.

𝙋𝙚𝙧𝙩𝙖𝙢𝙖
Masalah Join Venture

𝙆𝙚𝙙𝙪𝙖
Masalah komposisi saham & nilai saham

𝙆𝙚𝙩𝙞𝙜𝙖
Masalah pengalaman kerja partner lokal

𝙆𝙚𝙚𝙢𝙥𝙖𝙩
Masalah izin operasional partner lokal

𝙆𝙚𝙡𝙞𝙢a
Masalah konversi bidang sub bidang negara prinsipal

𝙆𝙚𝙚𝙣𝙖𝙢
Masalah tenaga ahli teknik

𝙆𝙚𝙩𝙪𝙟𝙪h
Masalah management & safety system

ʙᴀʏᴀɴɢᴋᴀɴ !

Dari ketujuh masalah tsb, perlu renovasi mulai dari Izin Dasar (Akta pendirian hingga NIB dan Izin Impor), baru bisa mendapatkan Izin Operasional.

Baru di point pertama saja, tentu sdh memberatkan anda dalam membenahi atau merubah local partner. Tentu memerlukan waktu utk memperbaharui bentuk kerjasama bukan ?

Begitu juga point kedua dst.... yg hasilnya untuk mendapatkan SBU & IUJK bs ketunda lama karena harus menunggu pembenahan bentuk kerjasama dan izin dasarnya.

𝙉𝙖𝙝.... 𝙖𝙥𝙖𝙠𝙖𝙝 𝙖𝙣𝙙𝙖 𝙟𝙪𝙜𝙖 𝙢𝙚𝙧𝙖𝙨𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙝𝙖𝙡 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙖𝙢𝙖 ?

Semua itu bisa kami bantu step by step sesuai dengan peraturan perundang-undangan yg berlaku dengan Mudah & Cepat, karena kami berpengalaman sejak th. 2009.

Dan bagi anda yg baru mau melangkah sbg Perusahaan Jasa Konstruksi baik pelaksana maupun perencana/pengawas, sebaiknya pelajari dan konsultasikan dahulu dari awal hingga mendapatkan izin operasional yg dibutuhkan sesuai, karena skr ini legal dan adm perusahaan wajib sinkron dalam OSS - Online Single Submission mulai dari dasar hingga kearah perluasannya.

Silakan konsultasikan semua itu hingga mendapatkan Izin Usaha yg anda butuhkan melalui :

𝙬𝙬𝙬.𝙞𝙟𝙞𝙣𝙩𝙚𝙣𝙙𝙚𝙧.𝙘𝙤.𝙞𝙙
𝙬𝙬𝙬.𝙗𝙪𝙨𝙞𝙣𝙚𝙨𝙨-𝙞𝙣𝙙𝙤𝙣𝙚𝙨𝙞𝙖.𝙘𝙤𝙢 
𝘿𝙞𝙧𝙚𝙘𝙩 𝘾𝙖𝙡𝙡 : 081380001718 (𝙎𝙖𝙧𝙖𝙝)