Proyek BATU BARA lagi TINGGI, ayoo teman-teman Kontraktor proses IUJP - Izin Usaha Jasa Pertambangan SEKARANG !!!

Simak, Rekayasa Lalin Pekerjaan Konstruksi JPM Dukuh Atas

Diterbitkan pada Hari Senin, 23 Mei 2022

Simak, Rekayasa Lalin Pekerjaan Konstruksi JPM Dukuh Atas

PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek (MITJ) bersama KSO Waskita melakukan rekayasa lalu lintas di area Jalan Galunggung pada 18 Mei hingga 20 Mei 2022 setiap pukul 22.00 WIB–04.00 WIB. Rekaya lalu lintas tersebut karena adanya pekerjaan erection girder jembatan pembangunan Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) Dukuh Atas.  "Pada 18 Mei hingga 20 Mei 2022, kami menerapkan rekayasa lalu lintas karena adanya pekerjaan erection girder untuk pembangunan JPM Dukuh Atas," kata Corporate Secretary Group Head PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek Astrid Pramudityo dalam keterangannya, Rabu (18/5/2022). 

Menurutnya, Jalan Galunggung akan ditutup selama pekerjaan erection girder berlangsung, pengalihan lalu lintas akan dilakukan sebagai berikut: • Lalu lintas dari Manggarai menuju Jalan Jenderal Sudirman dialihkan melalui Jalan Gembira– Jalan H.R. Rasuna Said dengan memutar balik di depan Gedung Bappenas–Jalan H.O.S. Cokroaminoto–Jalan Imam Bonjol–Jalan Jenderal Sudirman atau melalui Jalan Madiun–Jalan Imam Bonjol–Jalan Jenderal Sudirman. • Sedangkan lalu lintas dari arah Karet menuju Manggarai akan dialihkan melalui Jalan Margono Djoyohadikoesoemo–Jalan Galunggung–Belok Kanan ke Jalan Jenderal Sudirman arah Semanggi atau memutar balik melalui kupingin BNI ke arah Harmoni.

Oleh karena itu, para pengguna jalan diimbau untuk menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan petunjuk petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan di jalan. KSO Waskita selaku pelaksana yang bertanggung jawab sepenuhnya terhadap keselamatan dan keamanan pengguna jalan di sekitar lokasi pelaksanaan pembangunan. Hal ini untuk membangun Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) demi menghadirkan fasilitas publik yang nyaman, ramah, dan mengutamakan penggunaan transportasi publik bagi masyarakat.