Diterbitkan pada Hari Jumat, 11 September 2020

Liputan6.com, Jakarta - Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR Trisasongko Widianto akan melakukan pembinaan kepada 124.300 tenaga kerja konstruksi. Program ini akan didanai oleh pemerintah menggunakan APBN TA 2021.

"Untuk target pembinaan tenaga kerja konstruksi kami mempunyai target 2021 sebanyak 124.300 orang," kata Trisasongko dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI, Jakarta, Rabu (9/9).

Dia merincikan sebanyak 48 ribu orang akan mengikuti program vokasi dengan anggaran Rp 96,1 miliar. Program ini juga akan bekerja sama dengan SMK, politeknik dan perguruan tinggi.

Selain itu ada 76.300 orang yang akan mengikuti pelatihan reguler. Kementerian PUPR mengalokasikan dana sebesar Rp 74,4 miliar untuk menjalankan program ini. Penyelenggaraan kegiatan ini akan dilakukan di 7 wilayah balai jasa konstruksi.

"Kami juga ingin menyampaikan sebaran rencana pelatihan di 2021, seperti yang kami laporkan tadi bahwa balai jasa konstruksi wilayah kami punya 7," kata Trisasongko.

Dalam kesempatan tersebut, Trisasongko meminta persetujuan anggota DPR untuk memperluas cakupan pelatihan tenaga kerja konstruksi berdasarkan provinsi. Pihaknya mengalokasikan 5.300 peserta pelatihan berdasarkan provinsi. Masing-masing provinsi mendapatkan jatah sebanyak 100 orang.

"Kami tawarkan ke bapak ibu, mungkin punya usulan ada tenaga kerja yang ingin disertifikat atau tenaga ahli," kata dia.

Reposted by : Salma, 11/9/20

Bagikan artikel ini ke