Kamis 15 April 2021 : Tender Rp 45 Milyar untuk Pengembangan Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin-Bima Tahap II * Tender Rp 53 Milyar Proyek Agro untuk Pekerjaan Pembangunan Persemaian Modern Toba Tahap II Provinsi Sumatera Utara * Tender Proyek Rp 17 Milyar Pembangunan Rumah Susun Sekolah Sekolah Tinggi Teologi Lewa * Tender Pembangunan Rumah Susun Pemkab Sikka  * Tender Rp 23 Milyar untuk Pembangunan Rumah Susun Kepolisian Daerah Sumatera Barat * Rencana Tender sewa 47 Kapal Tanker Mingas aneka ukuran untuk Pertamina * Tender Pengadaan Pekerjaan Pemasangan PJU Solar Cell PLTP Patuha Unit 1 * Tender Rp 4 Milyar BPOM untuk Pengadaan PCR dan Alat Pendukung PCR * | Semua tender proyek ini dapat dilihat oleh para member TENDER INDONESIA dalam fasilitas hanya bagi member, dan untuk perizinan LAYAK IKUT TENDER hubungi : 021-21240890

Kapasitas Pembangkit Energi Terbarukan Ditargetkan Tembus 978 Megawatt di 2021

Diterbitkan pada Hari Kamis, 01 April 2021

Kapasitas Pembangkit Energi Terbarukan Ditargetkan Tembus 978 Megawatt di 2021

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan, akan meningkatkan kapasitas pembangkit Energi Baru dan Terbarukan (EBT) di tahun 2021.

Menurutnya, target pertumbuhan mencapai lima persen atau sebanyak 978 MegaWatt (MW).

"Peningkatan kapasitas pembangkit itu di seluruh sektor mulai dari PLTB, PLTS, bioenergi, panas bumi, dan PLTA baik skala kecil maupun besar," kata Dadan dalam webinar Sustainability in The Digital, di Jakarta, Kamis (4/3/2021).

Dia menjelaskan penambahan kapasitas pembangkit itu meliputi 440,29 MW tenaga air, 196 MW tenaga panas bumi, 13 MW tenaga bio, dan 328,7 MW tenaga surya dengan total kapasitas pembangkit terpasang sebesar 11.445 MW.

“Kami juga mendorong stakeholder dan masyarakat melakukan pengembangan energi mandiri,” terang dia

Program pengembangan EBT menjadi agenda prioritas pemulihan ekonomi nasional yang terdampak pandemi Covid-19. Berdasarkan Persetujuan Paris atau Paris Agreement pada 2016, Indonesia memiliki komitmen pencapaian bauran energi sebesar 23 persen pada 2025. Saat ini kenyataannya jumlah energi hijau primer masih bertengger pada angka 11,5 persen.

Kementerian ESDM mencatat pada 2020 pembangkit EBT di Indonesia berjumlah 10.467 MW yang terdiri atas 3,6 MW tenaga hibrid, 154,3 MW tenaga angin, 153,8 MW tenaga surya, 1.903,5 MW tenaga bio, 2.130,7 MW tenaga panas bumi, dan 6.121 MW tenaga air.

Direktur Eksekutif Institute for Essensial Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa menekankan, transisi energi fosil ke energi hijau menjadi target dari Persetujuan Paris yang sudah diratifikasi pemerintah dengan Undang-undang Nomor 16 Tahun 2016.

"Kita tidak bisa hanya menambah pasokan pembangkit EBT tetapi juga melakukan efisiensi energi," kata Fabby.

Untuk berkontribusi dalam sektor EBT, Konsultasikan SKT Panas Bumi Perusahaan Anda di https://www.ijintender.co.id/skt-panas-bumi-ebtke

 

Sourse : tribunnews.com

Reposted by : Salmana, 1/4/21

 

Bagikan artikel ini ke